0335-846500

Tingkatkan Mutu Pelayanan Dengan Menekan Angka Phlebitis

Phlebitis merupakan salah satu kejadian infeksi di rumah sakit yang cukup sering terjadi. Pada artikel ini akan dijelaskan secara singkat dan mudah dengan harapan para pembaca dapat mengetahui sepintas tentang phlebitis.

APA ITU PHLEBITIS?

Phlebitis adalah kondisi ketika pembuluh darah vena mengalami inflamasi atau peradangan.  Peradangan ini dapat menyebabkan nyeri dan bengkak. Ada 2 jenis phlebitis yaitu phlebitis superfisial dan phlebitis vena dalam.

APA PENYEBAB PHLEBITIS?

Phlebitis superficial dapat merupakan salah satu risiko dari pemasangan infus. Penyebab yang paling sering adalah thrombus atau bekuan darah yang menyumbat pembuluh darah vena yag lebih sering terjadi pada orang yang obesitas dan atau merokok.

Phlebitis dapat juga terjadi karena kuman stafilokokkus dan bakteri gram negatif seperti laporan dari The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tahun 2002 dalam artikel intravaskuler catheter – related infection in adult and pediatric kuman. Pasien dengan HIV / AIDS juga dapat terinfeksi oleh jamur.

Risiko terjadinya phlebitis saat pemasangan infus dapat meningkat apabila:

  • Cara pemasangan infus yang kurang aseptis
  • Terbentuk bekuan atau trombus
  • Kondisi fisik yang kurang baik seperti usia lanjut, perokok, obesitas, penderita DM, pasien HIV/AIDS dsb

BAGAIMANA CARA MENCEGAH DAN MENANGANI PHLEBTIIS?

Pencegahan phlebitis karena pemasangan infus dapat dilakukan dengan:

  • Memperhatikan sterilitas alat –alat dan prosedur pemasangan
  • Memilih lokasi vena yang besar dengan kulit yang integrasinya baik
  • Memperhatikan osmolaritas cairan infus, sedapat mungkin memilih cairan infus yang osmolaritasnya tidak lebih dari 600 mOsm/L dan tidak mengandung asam amino
  • Memperhatikan durasi terpasangnya infus. Infus yang terpasang lebih dari 5 hari dapat meningkatkan terjadinya angka phlebitis. (Lundgren dkk, 1996)
  • Memperhatikan kecepatan tetesan.

Apabila phlebitis telah terjadi, berikut cara mudah penanganannya, bahkan dapat dilakukan di rumah untuk menangani tangan yang nyeri dan bengkak akibat pemasangan infus.

  • Kompres hangat pada bagian yang bengkak
  • Rawat bekas penyuntikan infus dengan bersih agar tidak infeksi
  • Posisikan tangan lebih tinggi dengan mengganjal bantal saat tidur
  • Anti nyeri yang dijual bebas di apotek seperti paracetamol dan ibuprofen boleh digunakan
  • Antibiotik digunakan sesuai anjuran dokter apabila ada indikasi infeksi

BAGAIMANA TINDAKAN PENCEGAHAN PHLEBITIS YANG TELAH DILAKUKAN RS GRAHA SEHAT?

  • Selalu melakukan tindakan aseptis

Mencuci tangan sebelum menyiapkan dan melakukan tindakan pemasangan infus wajib dilakukan oleh semua petugas rumah sakit.

  • Menggunakan Aseptic dressing

INS merekomendasikan untuk penggunaan balutan yang transparan sehingga mudah untuk melakukan pengawasan tanpa harus memanipulasinya.

  • Menulis tanggal pemasangan infus pada saat pemasangan infus
  • Perawat dan petugas kesehatan wajb mengobservasi setiap hari apakah ada tanda phlebitis yang terjadi dalam form khusus.

BAGAIMANA ANGKA KEJADIAN PHLEBITIS DI RS GRAHA SEHAT DIBANDINGKAN DENGAN STANDAR NASIONAL?

Kejadian Phlebitis RS Graha Sehat April-Juni 2017

Dari data tersebut di atas, menunjukkan bahwa angka kejadian phlebitis di RS Graha Sehat sangat minim terjadi. Pada bulan April angka kejadiannya 0.0087%, pada bulan Mei 0.0145%, dan pada bulan Juni 0.005%, dimana angka tersebut jauh di bawah standar nasional 1.5% (Kemenkes, Buku Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit, Dirjen Bina Pelayanan Medik Depkes RI, 2008)

Sesuai moto rumah sakit kami, KESEMBUHAN DAN KEPUASAN PASIEN ADALAH TUJUAN UTAMA KAMI. Kami selalu mengedepankan profesionalitas pelayanan dan menjunjung tinggi PATIENT CENTERED CARE. Berupaya terus memperbaiki mutu dan kualitas pelayanan kami agar dapat menjadi tujuan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Probolinggo dan sekitarnya.

SALAM SEHAT

(Komite Mutu dan Keselamatan Pasien RS Graha Sehat)